CHINA KATHA 1


TUHAN MEMBUAT BINATANG DAN BURUNG SADAR BAHWA TUHAN ADA DI DALAM DIRINYA

 

Ada orang yang menyebabkan engkau menangis jika ia meninggal dan ada orang yang menyebabkan engkau menangis jika ia menghalangi jalanmu! Mereka harus dihindari. Binatang dan burung lebih menyadari Tuhan daripada manusia, yang telah tersesat ke dalam hutan. Belum lama ini di Dharmawaram, ada sebuah jutka yang penuh penumpang dan barang yang sedang menuju ke stasiun. Sais kereta itu memukuli leher dan punggung kudanya tanpa mengenal belas kasihan, agar kuda itu berlari cepat. Seorang tua yang berjenggot, yang tampan dan kemerah-merahan karena sehat sedang lewat di jalan itu. Ia menegur sais itu dan berkata: "Hey! Kendalinya jangan dipegang demikian erat. Kendurkan dan lepaskan mereka! Kudanya akan berlari dengan cepat." Sais itu menukas: "Diamlah engkau! Aku lebih mengerti tentang kudaku." Salah seorang penumpang itu bertanya: "Siapakah dia?" Sais itu berkata: "Aku tidak peduli!" Sais itu kemudian mendengar suara (kuda yang berbicara): "Beliau Krishna, yang mengendalikan kuda-kuda kereta perang Arjuna. Beliau mengetahui segala sesuatu tentang kuda!" Sais itu mengira yang berbicara itu adalah salah seorang penumpangnya. Ia menjawab sambil menoleh ke arah jutka: "Ia mungkin tahu segalanya tentang kuda Arjuna; tetapi apakah yang diketahuinya tentang kudaku?"

Para gopi merasa bahwa seekor lebah lebih dapat merasakan sedihnya perpisahan dengan Krishna, daripada manusia yang manapun. Mereka minta pada sang lebih agar menjadi perantara dengan Krishna atas nama mereka. Salah seorang gopi meminta sang lebih agar memohon pada Krishna supaya Beliau sudi mengenakan rangkaian bunga kebaktiannya. Yang lain minta pada lebah agar memohon pada Krishna untuk menerangi kegelapan hatinya. Radha berkata pada lebah agar memohon pada Krishna supaya membuat hatinya yang gersang bersemi hijau sehingga Kaki-Nya dapat menapak di sana dengan ringan dan lembut.