Bhajan Of The Day
Prahlada muda secara terus menerus melantunkan nama Narayana dengan keyakinan dan kasih ketika menghadapi kesulitan yang tidak terhitung jumlahnya. Prahlada didorong dari puncak gunung dan dilemparkan ke laut, diinjak-injak oleh gajah yang sangat besar dan dipatuk oleh ular yang berbisa. Namun tidak sekalipun Prahlada berhenti melantunkan nama Tuhan, Narayana. Dia memiliki keyakinan total bahwa Tuhan ada di dalam dirinya. Keyakinan dan kasih dari Prahlada melelehkan hati Tuhan dan Tuhan dengan segera menyelamatkannya dan mewujudkan diri-Nya sendiri. Prahlada memberikan kesaksian pada sloka dalam Gita bahwa bhakti sejati terdapat dalam keadaan tenang di saat senang dan sedih. (Sukha-duhkhe same kritva labhalabhau jayajayau: tetap seimbang dalam kebahagiaan dan penderitaan, keuntungan dan kerugian, kemenangan dan kekalahan). Sikap ketenangan hati itu hanya dapat diperoleh dengan kasih yang tidak mementingkan diri sendiri – ini adalah kekuatan yang fundamental. Sekali engkau mengembangkan kasih yang tanpa mementingkan diri sendiri di dalam diri, engkau tidak akan pernah membenci siapapun juga. Lepaskan egomu dan jalani hidupmu dengan kasih. Tidak ada bhakti yang lebih besar daripada ini. (Divine Discourse, 25-Aug-1999)
Seperti Prahlada yang memiliki keyakinan akan Narayana yang menyelamatkannya , mari kita yakin dengan Sai Narayana yang menyelamatkan kita. Menyanyikan kemuliaannya dengam lagu : Govinda Gopala Narayana Hari
- « first
- ‹ previous
- …
- 410
- …
- next ›
- last »